PELATIHAN DAN UJI KOMPETENSI/SERTIFIKASI LSP ELEKTRONIKA INDONESIA-OPERATOR PLC DAN SISTEM SCADA

PENDAHULUAN

Programmable Logic Controllers (PLC) adalah komputer elektronik yang mudah digunakan (user friendly) yang memiliki fungsi kendali untuk berbagai tipe dan tingkat kesulitan yang beraneka ragam. Definisi Programmable Logic Controller menurut Capiel (1982) adalah :sistem elektronik yang beroperasi secara dijital dan didisain untuk pemakaian di lingkungan industri, dimana sistem ini menggunakan memori yang dapat diprogram untuk penyimpanan secara internal instruksi-instruksi yang mengimplementasikan fungsi-fungsi spesifik seperti logika, urutan, perwaktuan, pencacahan dan operasi aritmatik untuk mengontrol mesin atau proses melalui modul-modul I/O dijital maupun analog.

PLC ini memiliki bahasa pemrograman yang mudah dipahami dan dapat dioperasikan bila program yang telah dibuat dengan menggunakan software yang sesuai dengan jenis PLC yang digunakan yang sudah dimasukkan. Alat ini bekerja berdasarkan input-input yang ada dan tergantung dari keadaan pada suatu waktu tertentu yang kemudian akan meng-ON atau meng-OFF kan output-output. 1 menunjukkan bahwa keadaan yang diharapkan terpenuhi sedangkan 0 berarti keadaan yang diharapkan tidak terpenuhi. PLC juga dapat diterapkan untuk pengendalian sistem yang memiliki output banyak.

Sedangkan Sistem SCADA terdiri dari 3 sub sistem, Master Station, Remote Station, dan Telekomunikasi. Pada tiap subsistem didukung dengan komponen tambahan. Pemeliharaan SCADA dilakukan ketika load rendah (beban sedikir )atau pada hari libur ketika criteria tidak memnuhi N-1. Bila tidak terjadi masalah maka pemeliharaan dilakukan pada waktu tertentu.

Untuk itu dibutuhan kemampuan dari seorang operator PLC yang betul-betul mengerti dan memahami secara teknis terkait prosedur pengoperasian PLC dan sistem SCADA.

LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) Elektroteknika Indonesia adalah lembaga pelaksana uji  kompetensi dan sertifikasi kompetensi yang telah mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Lembaga ini memfasilitasi  calon tenaga kerja/tenaga kerja untuk mendapatkan sertifikat kompetensi  melalui Proses Sertifikasi dan membantu mempercepat pengakuan industri  (Dalam negeri dan  luar negeri/ MEA) dan sektor terhadap tenaga kerja bersertifikat kompetensi di bidang Elektroteknika. Unit-unit kompetensi yang akan ditelusuri yaitu :

KODE UNITUNIT KOMPETENSI
C.282900.012.01Memelihara Lingkungan di tempat kerja
C.282900.013.01Memelihara Efektivitas Hubungan di Tempat kerja
C.282900.005.01Mengoperasikan Programmable Logic Controller (PLC)
C.282900.020.01Mengoperasikan sistem Supervisory Control and Data Acuatition (SCADA)

MAKSUD & TUJUAN SERTIFIKASI KOMPETENSI

Sertifikat Kompetensi merupakan  bukti pengakuan tertulis atas penguasaan kompetensi kerja pada jenis profesi tertentu yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi atau Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Sertifikat kompetensi didapat ketika calon tenaga kerja / tenaga kerja telah lulus dalam tahap asesmen/uji kompetensi. Asesmen/uji kompetensi adalah proses penilaian baik teknis maupun non teknis melalui pengumpulan bukti yang relevan untuk menentukan apakah seseorang kompeten atau belum kompeten pada suatu unit kompetensi atau kualifikasi tertentu.

PERSYARATAN UJI KOMPETENSI

  1. Memiliki ijazah SMK/D3/S1 program studi Elektronika
  2. Foto copy Ijazah Pendidikan terakhir 1 lembar
  3. Foto copy Sertifikat-sertifikat trainer atau training yang relevan yang pernah diikuti
  4. Foto copy KTP 1 lembar
  5. Pas Foto Berwarna 3 × 4 sebanyak 3 lembar
  6. Peserta diharapkan membawa Laptop
  7. Mengumpulkan Bukti-bukti/Portofolio

TRAINER

Akademisi/Praktisi yang memiliki kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi  Elektronika Indonesia

ASESOR

Team Assesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi  Elektronika Indonesia

METODE

  1. Presentasi
  2. Diskusi
  3. Studi Kasus
  4. Simulasi Mengajar
  5. Assesment, dilakukan oleh assessor dengan metode : Penelusuran Dokumen/Portofolio, Simulasi dan Wawancara

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Alternatif Waktu Kegiatan :

  • 18-19 Februari 2019
  • 21-22 Maret 2019
  • 25-26 April 2019
  • 6-7 Mei 2019
  • 24-25 Juni 2019
  • 18-19 Juli 2019
  • 19-20 Agustus 2019
  • 12-13 September 2019
  • 21-22 Oktober 2019
  • 28-29 November 2019
  • 16-17 Desember 2019

Alternatif Tempat Kegiatan :

  1. Hotel Mutiara Yogyakarta
  2. Hotel Pesonna Malioboro Yogyakarta
  3. Hotel Jentra Dagen Malioboro Yogyakarta

BIAYA KEGIATAN

Regular Training

Rp. 8.500.000,- /peserta * Non Residential

Dengan minimal peserta 7 orang. Biaya kegiatan tersebut tidak termasuk biaya penginapan peserta.

Fasilitas : Lunch & Coffe Break, Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

In House Training

Paket A : Rp. 6.000.000,- /peserta * Non Residential jika jumlah peserta 10-15 orang dari 1 perusahaan/instansi

Paket B : Rp. 5.500.000,- /peserta * Non Residential jika jumlah peserta 16-20 orang dari 1 perusahaan/instansi

Paket C : Rp. 5.000.000,- /peserta * Non Residential jika jumlah peserta lebih dari 21 orang dari 1 perusahaan/instansi

Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta, biaya transportasi, akomodasi, instruktur, assesor dan staff dokumentasi, coffe break dan konsumsi selama kegiatan berlangsung.

Fasilitas : Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*