Jasa Pendampingan Pengolahan Hutan Produk Lestari (PHPL)

PENDAHULUAN

Sistem manajemen penilaian kinerja PHPL merupakan kebijakan Pemerintah (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI) untuk merespon permintaan pasar, terutama pasar eksport bahwa produk kehutanan menggunakan bahan baku dari sumber yang legal atau dari hutan yang dikelola secara lestari dan merupakan Komitmen Pemerintah dalam memerangi pembalakan liar (illegal logging) dan perdagangan kayu illegal. Perwujudan Good Forest Governance menuju pengelolaan hutan lestari. Sistem sertifikasi bertahap merupakan instrumen yang menjembatani kesenjangan antara kondisi riil di lapangan dengan standard yang harus dicapai dalam PHPL, melalui pelaksanaan kegiatan secara terencana dan bertahap yang disusun bersama-sama dengan stakeholder kunci yang berkepentingan langsung dengan kegiatan pengelolaan suatu unit manajemen.

TUJUAN

  1. PHPL digunakan sebagai jaminan pasar bagi produsen produk kehutanan ramah sosial dan lingkungan
  2. PHPL digunakan untuk mengurangi resiko dampak sosial dan lingkungan dalam jangka panjang
  3. PHPL digunakan untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja unit pengelola

TAHAPAN

  • Persiapan Audit
  • Pengumpulan data dan informasi
  • Verifikasi dokumen
  • Gap Analisis
  • Perumusan permasalahan dan solusi
  • Tindakan solusi
  • Pelaksanaan Audit
  • Audit PHPL akan dilakukan oleh Lembaga PHPL yang terakreditasi, kredibel, dan profesional
  • Temuan hasil audit yang belum sesuai standar PHPL akan dilakukan perbaikan sampai memenuhi standar

TATA WAKTU

Kegiatan pendampingan akan dilaksanakan oleh konsultan yang telah berpengalaman dalam Pengolahan Hutan Produk Lestari (PHPL) . Kegiatan pendampingan akan dilaksanakan selama kurang lebih 4 (Empat) bulan sejak proposal ditandatangani dan/atau kontrak perjanjian kerjasama ditandatangani oleh kedua belah pihak.

BIAYA

Biaya jasa pendampingan Pengolahan Hutan Produk Lestari (PHPL) adalah sebesar Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) berdasarkan luas area . Biaya tersebut belum termasuk biaya transportasi dan akomodasi tim konsultan dan biaya pajak (Tax 10%). Tahapan pembayaran biaya jasa pendampingan adalah sebagai berikut :

  • Tahap ke-1 sebesar 50% dari total biaya sebesar Rp 100.000.000,-  dibayarkan di awal .
  • Tahap ke-2 sebesar 40% dari total biaya sebesar Rp 80.000.000,- dibayarkan setelah selesai dokumen dan pendampingan untuk siap audit
  • Tahap ke-3 sebesar 10% dari total biaya sebesar Rp 20.000.000,- dibayarkan setelah selesai audit dan  perbaikan temuan hasil audit Sertifikasi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*