PELATIHAN STRATEGI PERSIAPAN PUSKESMAS GUNA MENENTUKAN KEBIJAKAN & MENINGKATKAN PENDAPATAN BISNIS DALAM MENYONGSONG ERA BLUD

Ilustrasi-puskesmas

PENDAHULUAN

Pemerintah memiliki agenda untuk menjadikan Puskesmas untuk menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Tujuan utama menjadikan Puskesmas sebagai BLUD adalah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat. Faktor pendorong lain, adalah adanya kebijakan dari BPJS untuk mentransfer dana kapitasi langsung ke rekening Puskesmas. Puskesmas yang menjadi BLUD memiliki beberapa fleksibilitas, antara lain Puskesmas dapat menggunakan dana PNPB, termasuk dana kapitasi BPJS, langsung tanpa harus disetorkan dahulu ke KASDA, dan mempertanggungjawabkan secara periodik untuk diketahui oleh PPKD (Pejabat Pengelola Keuangan Daerah). Puskesmas dapat menyusun anggaran secara fleksible, karena anggaran BLUD yang dikonsolidasi ke Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) SKPD cukup belanja pegawai dan belanja barang jasa saja. Mekanisme ini tentu sangat membantu Puskesmas dalam menyediakan obat-obatan, membayar biaya operasional dan pengeluaran lainnya sesuai dengan anggaran. Tanpa fleksibilitas tersebut sepertinya sulit Puskesmas dapat memberikan layanan prima di era BPJS, karena pasien tidak membayar langsung tetapi menggunakan sistem kapitasi.

Meskipun dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh status pengelolaan BLUD, masih banyak Puskesmas yang belum berani melakukan terobosan. Karena dengan menjadi BLUD diperlukan sebuah pergeseran paradigma dari pimpinan untuk mengelola BLUD menjadi kerangka pemikiran bisnis yang kuat, setiap langkah dihitung dalam aspek biaya dan manfaat. Selain itu memang belum banyak contoh Puskesmas yang menjadi BLUD, sehingga banyak yang kesulitan dalam mencari referensi.

Oleh karena itu, dalam rangka membantu pihak PUSKESMAS untuk mensukseskan program BLUD, maka INDIF mengadakan pelatihan tentang : Strategi Persiapan Puskesmas Guna Menenentukan Kebijakan & Meningkatkan Pendapatan Bisnis Dalam Menyongsong Era BLUD”. 

TUJUAN PELATIHAN

Setelah mengikuti Pelatihan Penyusunan Rencana Bisnis & Anggaran ( RBA ) Puskesmas BLUD, diharapkan peserta dapat :

  1. Memperoleh bekal pengetahuan tentang strategi persiapan puskesmas guna menenentukan kebijakan & meningkatkan pendapatan bisnis dalam menyongsong era BLUD
  2. Mengetahui ketentuan – ketentuan terkait dengan RBA untuk BLUD
  3. Bagaimana menyusun RBA, evaluasi kinerja BLUD tahun berjalan, rencana bisnis dan anggaran BLUD tahun yang akan datang
  4. Teknik menyusun proyeksi keuangan BLUD tahun yang akan datang
  5. Sharing pemikiran antar peserta

SASARAN PESERTA

  1. Kepala Dinas Kesehatan
  2. Kepala Puskesmas
  3. SDM Puskesmas
  4. SPI Puskesmas
  5. Bagian keuangan puskesmas
  6. SDM Dinas kesehatan

MATERI PELATIHAN BUMDES

  1. Over view BLUD puskesmas :
    • Pendahuluan – Kendala dan Harapan BLUD
    • Tata Aturan & Syarat BLUD
    • Tahapan Pengajuan BLUD
    • Fleksibilitas BLUD
  2. Pelaksanaan penata usahaan :
    • Perencanaan BLUD
    • Penatausahaan Keuangan BLUD
  3. Strategi menyusun RBA :
    • Skema Penyusunan RBA
    • Kebutuhan Data untuk Penyusunan RBA
    • Tata cara perhitungan perkiraan biaya per kegiatan
    • Ilustrasi perhitungan biaya
    • Tata cara integrasi Ikhtisar RBA ke RKA/KL
  4. Pembuatan laporan keuangan dan pertanggung jawaban berbasis SAK BLUD :
    • Proses Bisnis dan Proses Akuntansi Puskesmas BLUD
    • Proses Pencatatan dan Pelaporan Keuangan
    • Format Laporan Keuangan
    • Simulasi Penyusunan Laporan Keuangan dengan memakai Software Akuntansi BLUD
  5. Strategi pembentukan dan penguatan Satuan Pengawas Internal (SPI) :
    • Aspek Kepatuhan
    • Pembentukan SPI
    • Review Kinerja SPI
    • Penguatan sistem kerja SPI
  6. Studi kasus

 

PEMATERI / INSTRUKTUR DAN METODE PELAKSANAAN

Tim Pemateri / Instruktur atau Narasumber yang kami ikut libatkan terdiri dari para Akademisi, Praktisi, Consultant  yang berkompeten dibidangnya dengan Metode Presentasi, Diskusi, Bedah Kasus dan Simulasi.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Opsi Waktu :

  • 23-25 November 2018
  • 24-26 Desember 2018
  • 17-19 Januari 2019
  • 18-20 Februari 2019
  • 21-23 Maret 2019
  • 25-27 April 2019
  • 6-8 Mei 2019
  • 24-26 Juni 2019
  • 18-20 Juli 2019
  • 19-21 Agustus 2019
  • 12-14 September 2019
  • 21-23 Oktober 2019
  • 28-30 November 2019
  • 16-18 Desember 2019

Opsi Tempat :

  1. Hotel Mutiara Yogyakarta
  2. Hotel Pesonna Malioboro Yogyakarta
  3. Hotel Jentra Dagen Malioboro Yogyakarta
  4. Hotel LPP Garden Yogyakarta
  5. Hotel LPP Convention

BIAYA KEGIATAN

Private Training

  • Rp. 8.500.000,- /peserta * Non Residential
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta
  • Fasilitas : Lunch & Coffe Break,Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

Regular Training

  • Rp. 6.000.000,- /peserta * Non Residential
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta
  • Fasilitas : Lunch & Coffe Break,Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

In House Training

  • Paket A : Rp. 4.500.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta 10-15 orang
  • Paket B : Rp. 4.000.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta 16-20 orang
  • Paket C : Rp. 3.500.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta lebih dari 21 orang
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta,biaya transportasi,akomodasi, instruktur, staff dokumentasi, coffe break dan konsumsi selama kegiatan berlangsung.
  • Fasilitas : Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.
Download proposalnya dengan klik tombol di bawah ini :

jenis training

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*