BIMTEK MANAGEMENT OF TRAINING (MOT) BAGI APARATUR PEMDA

PENDAHULUAN 

Tujuan suatu pelatihan dilaksanakan adalah agar para pegawai dapat menguasai pengetahuan, keahlian dan perilaku yang ditekankan dalam program-program pelatihan dan untuk diterapkan dalam aktivitas sehari-hari para pegawai Pelatihan juga mempunyai pengaruh yang besar bagi pengembangan perusahaan. Untuk itulah dibutuhkan sebuah seuah system pengelolaan pelaksanaan pelatihan/training atau lebih dikenal dengan istilah MOT. Manajemen training adalah pengaturan meliputi perencanaan model sebuah training, menyusun seperangkat instrumen  serta metode yang akan diterapkan/ digunakan dalam mengelola sebuah training agar berjalan secara efektif dan dapat mencapai tujuan yang dikehendaki.

Sedangkan yang menjadi tujuannya adalah tersedinya desain dan manajemen training adalah agar training dapat berjalan secara efektif dan memfasilitasi peserta untuk mencapai pada kondisi yang dikehendaki. Seperti kita ketahui bersama bajwa di dalam mengelola sebuah training akan melibatkan berbagai komponen yang menentukan keberhasilan training. Interaksi diantara komponen – komponen tersebut harus terkondisi dengan sinergis agar semuanya berjalan secara teratur tanpa keluhan (complain) yang berarti dari peserta training/diklat.

TUJUAN

  1. Melakukan Analisis Kebutuhan, Penetapan Tujuan, Pengembangan Desain,Pelaksanaan Dan Evaluasi Diklat Lingkup Provinsi;
  2. Mengkoordinasikan Penyelenggaraan Diklat Yang Dilaksanakan Oleh Badan/Kantor Diklat Kabupaten/Kota Atau Sebutan Lain;
  3. Memfasilitasi Penyelenggaraan Diklat Yang Dilaksanakan Oleh Badan/Kantor Diklat Kabupaten/Kota Atau Sebutan Lain Dalam Wilayahnya;
  4. Melaksanakan Diklat Untuk Aparatur Dilingkungan Provinsi Dan Kabupaten/Kota Dalam Wilayahnya.

MATERI

  • Pengertian, peran dan fungsi MOT bagi aparatur dan organisasi
  • Mekanisme Penyelenggaraan Training Aparatur (Perumusan; Tujuan; Pola; Penyelenggaraan training).
  •  Manajemen Peningkatan SDM
  • Pembangunan Aparatur menuju Good Governance
  • Simulasi pelaksanaan training
  • Studi kasus

PESERTA

  1. Kepala/Staff Badan Kepegawaian Daerah
  2. Kepala/Staff Bagian Umum
  3. Kepala Bagian / Staff lain  yang terkait.

PEMATERI / INSTRUKTUR DAN METODE PELAKSANAAN

Tim Pemateri / Instruktur atau Narasumber yang kami ikut libatkan terdiri dari para Akademisi, Praktisi, Consultant  yang berkompeten dibidangnya dengan Metode Presentasi, Diskusi, Bedah Kasus dan Simulasi

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Opsi Waktu :

  • 23-25 November 2018
  • 24-26 Desember 2018
  • 17-19 Januari 2019
  • 18-20 Februari 2019
  • 21-23 Maret 2019
  • 25-27 April 2019
  • 6-8 Mei 2019
  • 24-26 Juni 2019
  • 18-20 Juli 2019
  • 19-21 Agustus 2019
  • 12-14 September 2019
  • 21-23 Oktober 2019
  • 28-30 November 2019
  • 16-18 Desember 2019

Opsi Tempat :

  1. Hotel Mutiara Yogyakarta
  2. Hotel Pesonna Malioboro Yogyakarta
  3. Hotel Jentra Dagen Malioboro Yogyakarta
  4. Hotel LPP Garden Yogyakarta
  5. Hotel LPP Convention

BIAYA KEGIATAN

Private Training

  • Rp. 8.500.000,- /peserta * Non Residential
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta
  • Fasilitas : Lunch & Coffe Break,Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

Regular Training

  • Rp. 6.000.000,- /peserta * Non Residential
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta
  • Fasilitas : Lunch & Coffe Break,Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

In House Training

  • Paket A : Rp. 4.500.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta 10-15 orang
  • Paket B : Rp. 4.000.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta 16-20 orang
  • Paket C : Rp. 3.500.000,- /peserta * Non Residential jika kuota peserta lebih dari 21 orang
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta,biaya transportasi,akomodasi, instruktur, staff dokumentasi, coffe break dan konsumsi selama kegiatan berlangsung.
  • Fasilitas : Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

jenis training

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*