Synchronous Manufacturing Training

, , ,

PENDAHULUAN

Dalam era industri 4.0 yang semakin kompetitif, perusahaan dituntut untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas dalam proses produksinya. Salah satu pendekatan yang menjanjikan untuk mencapai tujuan tersebut adalah Synchronous Manufacturing. Konsep ini mengintegrasikan berbagai aktivitas dalam rantai pasok, mulai dari perencanaan hingga pengiriman, secara real-time dan sinkron. Pelatihan Synchronous Manufacturing ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang konsep, prinsip, dan penerapan Synchronous Manufacturing dalam konteks bisnis perusahaan.

Synchronous Manufacturing yang diperkenalkan pada akhir abad ke-20 adalah suatu ancangan yang logis dan sistematis dalam usaha mencapai sasaran perusahaan. Teknik teknik dalam Synchronous Manufacturing dapat diterapkan di berbagai industri dengan proses bisnis yang berbeda beda. Setelah sukses diterapkan di General Electric dan Dupont, teknik ini menyebar di perusahaan kecil maupun besar, mulai dari penjual Donald sampai dengan industri antariksa.

TUJUAN PELATIHAN

  • Memahami konsep dasar Synchronous Manufacturing dan manfaatnya bagi organisasi.
  • Menganalisis proses bisnis yang ada dan mengidentifikasi peluang untuk menerapkan Synchronous Manufacturing.
  • Mempelajari alat dan teknologi yang mendukung implementasi Synchronous Manufacturing.
  • Mengembangkan strategi implementasi Synchronous Manufacturing yang efektif dan efisien.
  • Membangun tim yang mampu bekerja secara kolaboratif dalam lingkungan Synchronous Manufacturing.

MANFAAT PELATIHAN

  • Peningkatan efisiensi: Mengoptimalkan aliran material dan informasi, mengurangi waktu tunggu, dan meminimalkan pemborosan.
  • Peningkatan fleksibilitas: Beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan permintaan pasar dan fluktuasi volume produksi.
  • Peningkatan kualitas produk: Mencegah kesalahan produksi dan meningkatkan konsistensi kualitas.
  • Pengurangan biaya: Mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan mengurangi biaya operasional.
  • Peningkatan kepuasan pelanggan: Memenuhi permintaan pelanggan secara tepat waktu dan dengan kualitas yang tinggi.

MATERI PELATIHAN

Modul 1: Pengenalan Synchronous Manufacturing

  • Definisi dan Konsep Dasar:
    • Apa itu Synchronous Manufacturing?
    • Perbedaan dengan metode produksi konvensional.
    • Prinsip-prinsip dasar Synchronous Manufacturing (aliran berkelanjutan, produksi sesuai permintaan, dll).
  • Manfaat Synchronous Manufacturing:
    • Peningkatan efisiensi dan produktivitas.
    • Pengurangan waktu tunggu dan lead time.
    • Peningkatan kualitas produk.
    • Fleksibilitas dalam merespon perubahan permintaan.
    • Pengurangan biaya produksi.
  • Studi Kasus:
    • Contoh penerapan Synchronous Manufacturing di berbagai industri.
    • Analisis keberhasilan dan tantangan yang dihadapi.

Modul 2: Analisis Proses Bisnis yang Ada

  • Pemetaan Proses:
    • Mengidentifikasi semua proses yang terlibat dalam produksi.
    • Menggunakan diagram aliran nilai (value stream mapping) untuk visualisasi.
  • Analisis Waktu Siklus:
    • Menghitung waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap tahapan proses.
    • Mengidentifikasi bottleneck dan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah.
  • Evaluasi Kinerja:
    • Menggunakan metrik kinerja yang relevan (OTED, OEE, First Pass Yield, dll).
    • Membandingkan kinerja aktual dengan target yang ditetapkan.

Modul 3: Implementasi Synchronous Manufacturing

  • Pengembangan Sistem Informasi:
    • Memilih dan mengimplementasikan sistem ERP, MES, atau PLM yang sesuai.
    • Integrasi data dan informasi secara real-time.
  • Standarisasi Prosedur:
    • Mengembangkan standar kerja yang jelas dan konsisten.
    • Melakukan pelatihan kepada seluruh karyawan.
  • Pengelolaan Persediaan:
    • Menerapkan sistem kanban atau pull system.
    • Mengoptimalkan level persediaan.
  • Pemeliharaan Peralatan:
    • Menerapkan program pemeliharaan preventif.
    • Mengurangi downtime mesin.

Modul 4. Alat dan Teknologi Pendukung

  • Sistem Informasi Manufaktur (MIS):
    • ERP, MES, PLM, dan sistem lainnya.
    • Fungsi dan manfaat masing-masing sistem.
  • Internet of Things (IoT):
    • Penerapan sensor dan perangkat cerdas dalam produksi.
    • Pengumpulan data real-time untuk pengambilan keputusan.
  • Analisis Data:
    • Penggunaan data untuk mengoptimalkan proses dan meningkatkan kinerja.
    • Alat analisis data seperti statistik dan machine learning.
  • Simulasi:
    • Membangun model simulasi untuk mengevaluasi berbagai skenario.
    • Mengoptimalkan desain sistem produksi.

Modul 5. Perubahan Budaya Organisasi

  • Melibatkan Seluruh Karyawan:
    • Komunikasi yang efektif dan transparan.
    • Memberikan pelatihan dan pengembangan.
  • Membangun Tim yang Kolaboratif:
    • Mengubah mindset dari silo menjadi kerjasama tim.
    • Membangun kepercayaan dan saling menghormati.
  • Membudayakan Kualitas dan Inovasi:
    • Mendorong karyawan untuk terus meningkatkan kinerja.
    • Menciptakan lingkungan yang mendukung ide-ide baru.

METODE PELATIHAN

  • Presentasi: Menyampaikan materi secara teoritis dengan slide presentasi.
  • Diskusi: Membahas kasus-kasus nyata dan mencari solusi bersama.
  • Studi Kasus: Menganalisis studi kasus perusahaan yang telah berhasil menerapkan Synchronous Manufacturing.
  • Simulasi: Menggunakan software simulasi untuk mempraktikkan konsep Synchronous Manufacturing.
  • Workshop: Melakukan latihan praktik dalam kelompok kecil.

KATAGORI PESERTA

  1. Manajer Produksi,
  2. Engineer
  3. Staf/Karyawan lini produksi

BIAYA PELATIHAN

Reguler Training :

Rp. 8.500.000,- (delapan juta lima ratus ribu rupiah) per peserta, jumlah peserta minimal untuk pelatihan ini bisa dijalankan 5 orang peserta

Biaya tidak termasuk biaya penginapan dan tranportasi peserta, PPN 11%

Biaya sudah termasuk ; Konsumsi selama kegiatan, Jemput dan Antar dari ke Bandara NYIA, Stasiun Tugu, Terminal Bis Giwangan, Training Kit, PPH 2%, Ruang Training yang representatif, Instruktur yang kompeten,

In-House Training :

Rp. 4.500.000,- (empat juta lima ratus ribu rupiah) per peserta, jumlah peserta minimal untuk pelatihan ini bisa dijalankan 15 orang peserta

Biaya belum termasuk biaya penginapan dan tranportasi tim trainer, biaya venue (tempat pelatihan), Konsumsi selama kegiatan, PPN 11%

Biaya sudah termasuk ; Training Kit, PPH 2%, fee instruktur, Instruktur yang kompeten

On-Line Training

Rp. 5.500.000,- (lima juta lima ratus ribu rupiah) per peserta, jumlah peserta minimal untuk pelatihan ini bisa dijalankan 1 orang peserta

WAKTU KEGIATAN

Kelas Pelatihan ini diselenggarakan 2 (dua) hari, dibuka setiap hari Selasa dan Rabu di minggu kedua dan minggu ke empat, setiap bulan

NARAHUBUNG

Untuk Informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami di No. WA 0817-2757-10

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *