PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS DIRI PENGURUS DAN ANGGOTA DARMA WANITA DALAM KETUGASANNYA DI DALAM ORGANISASI DAN KELOMPOK MASYARAKAT

PENDAHULUAN

Sebagaimana kita ketahui bersama “Dharma Wanita” adalah sebuah organisasi yang beranggotakan istri Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hari lahir Dharma Wanita ditetapkan pada tanggal 7 Desember 1999 pada sebuah rapat nasional. Tujuan utama dari pendirian Dharma Wanita adalah meningkatkan kualitas sumber daya anggota keluarga PNS untuk mencapai kesejahteraan nasional. Sebagai organisasi yang diusung untuk tujuan bersama, Dharma Wanita memiliki tugas pokok yaitu “Membina anggota, memperkukuh rasa persatuan dan kesatuan, meningkatkan kemampuan dan pengetahuan, menjalin hubungan kerjasama dengan berbagai pihak, serta meningkatkan kepedulian sosial dan melakukan pembinaan mental dan spiritual anggota agar menjadi manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkepribadian serta berbudi pekerti luhur”. Anggota organisasi Dharma Wanita adalah semua istri PNS di Indonesia yang meliputi istri PNS, istri pejabat negara bidang pemerintahan, istri pensiunan dan janda PNS, istri pegawai BUMN atau BUMD, istri pensiunan atau janda pegawai BUMN atau BUMD, istri kepala perwakilan Indonesia di luar negeri, istri perangkat pemerintah desa, istri TNI, istri POLRI, dan pensiunan PNS wanita.

Sedangkan di dalam ketugasannya yang selalu berhubungan dengan tokoh dan anggota masyarakat, pengurus atau anggota Darma Wanita harus memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni, mulai dari kemampuan di bidang komunikasi, seperti public speaking, master of ceremony (MC), keprotokoleran, tabel manner, tata dan gaya berbusana serta kemampuan dibidang pengeolaan organisasi lainnya seperti di bidang IT dan media publikasi. Untuk itulah di dalam siklus pengembangan masyarakat, berbagai kemampuan di atas sangat dibutuhkan sebagai proses peningkatan kapasitas yang harus dilakukan secara berulang-ulang sehingga kesadaran terhadap pembangunan akan menjadi budaya dan bagian dari masing-masing individu dalam masyarakat. Pemahaman mengenai pengembangan masyarakat sebagai sebuah proses juga harus diikuti dengan usaha peningkatan kapasitas yang terus menerus. Keluaran dari proses pengembangan masyarakat bukanlah suatu kondisi yang berhenti pada sebuah titik tertentu saat tujuan pengembangan itu dinyatakan tercapai, namun keluarannya harus berupa siklus yang terus menerus dan berkelanjutan, karena kondisi dan dinamika masyarakat terus.

TUJUAN

  1. Peserta pelatihan ini diharapkan dapat memiliki kemampuan di bidang Public Speaking.
  2. Peserta pelatihan ini diharapkan dapat memiliki kemampuan di bidang pengelolaan Organisasi
  3. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan peserta pelatihan kemampuan dibidang keprotokoleran.

MATERI

  1. Ruang Lingkup Public Speaking (Pidato & Pembawa Acara/MC)
  2. Praktek Pembuatan Naskah Public Speaking
  3. Praktek Public Speaking.
  4. Peran dan fungsi Protokloer dalam organisasi.
  5. Mengenal peran dan fungsi Tabel Manner.
  6. Arti penting Tata Busana

PESERTA

  1. Ketua Darma Wanita
  2. Pengurus Darma Wanita
  3. Istri-istri Pejabat di lingkungan dinas Propinsi/Kabupaten/Kota

PEMATERI DAN METODE PELATIHAN

Tim Pemateri / Instruktur atau Narasumber yang kami ikut libatkan terdiri dari para Akademisi, Praktisi, Consultant  yang berkompeten dibidangnya dengan Metode Presentasi, Diskusi, Bedah Kasus dan Simulasi.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Alternatif Waktu Kegiatan :

  • 23-25 November 2018
  • 24-26 Desember 2018
  • 17-19 Januari 2019
  • 18-20 Februari 2019
  • 21-23 Maret 2019
  • 25-27 April 2019
  • 6-8 Mei 2019
  • 24-26 Juni 2019
  • 18-20 Juli 2019
  • 19-21 Agustus 2019
  • 12-14 September 2019
  • 21-23 Oktober 2019
  • 28-30 November 2019
  • 16-18 Desember 2019

Alternatif Tempat Kegiatan :

  1. Hotel Mutiara Yogyakarta
  2. Hotel Pesonna Malioboro Yogyakarta
  3. Hotel Jentra Dagen Malioboro Yogyakarta
  4. Hotel LPP Garden Yogyakarta
  5. Hotel LPP Convention

BIAYA KEGIATAN

Private Training

Rp. 8.500.000,- /peserta * Non Residential

Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta

Fasilitas : Lunch & Coffe Break,Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

Regular Training

Rp. 6.000.000,- /peserta * Non Residential

Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta

Fasilitas : Lunch & Coffe Break,Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

In House Training

Paket A : Rp. 4.500.000,- /peserta * Non Residential jika jumlah peserta 10-15 orang dari 1 instansi/lembaga

Paket B : Rp. 4.000.000,- /peserta * Non Residential jika jumlah peserta 16-20 orang 

dari 1 instansi/lembaga

Paket C : Rp. 3.500.000,- /peserta * Non Residential jika jumlah peserta lebih dari 21 orang 

dari 1 instansi/lembaga

Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta,biaya transportasi,akomodasi, instruktur, staff dokumentasi, coffe break dan konsumsi selama kegiatan berlangsung.

Fasilitas : Dokumentasi, Hardcopy /Softcopy materi dan Training Kit.

jenis training

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*