-

PELATIHAN DRAFTING DAN DESIGN
PENDAHULUAN Teknologi perancangan dan rekayasa mengalami perkembangan yang sangat pesat. Banyak pilihan software aplikasi untuk perancangan yang dapat digunakan untuk mempermudah proses perancangan. Sumber daya manusia (SDM) yang handal yang memiliki kompetensi dalam drafting dan desain menjadi faktor yang penting dalam proses perancangan. TUJUAN Peserta mampu mengoperasikan software CAD untuk membuat gambar kerja (2D) Peserta…
-

Pelatihan Manajemen Aset Rumah Sakit
PENDAHULUAN Menurut para ahli Asset bisa diartikan sebagai barang atau benda yang terdiri dari benda tidak bergerak dan benda bergerak baik yang berwujud (tangible) dan tidak berwujud (intangible) yang tercakup dalam aktiva/kekayaan Rumah Sakit. Pengelolaan Aset (kekayaan) Rumah Sakit merupakan hal yang sangat penting karena untuk memantau dan menghitung serta memanfaatkannya secara optimal. Manajemen asset…
-

PELATIHAN MANAJEMEN REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
PELATIHAN MANAJEMEN REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN RUMAH SAKIT DAN PUSKESMAS Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No 269/ Menkes/ Per/ III/ 2008 menyatakan bahwa Rekam Medias adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan yang telah diberikan kepada pasien. Rekam medis mempunyai tujuan yakni dan mempunyai banyak aspek didalamnya aspek…
-

Pelatihan SMK3 : Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001
PENDAHULUAN Pada tahun 1996, Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia mengeluarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor : PER.05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Menurut peraturan tersebut Pengertian (Definisi) Sistem Manajemen K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) ialah bagian dari sistem secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung-jawab, pelaksanaan, prosedur, proses dan sumber daya…
-

Pelatihan Risk Management K3
PENDAHULUAN Secara sederhana Risiko dapat diartikan sebagai tingkat ketidakpastian akan terjadinya sesuatu/tidak terwujudnya sesuatu tujuan, pada suatu kurun/periode tertentu. Dalam konteks bisnis, khususnya di bank/lembaga keuangan, apa yang disebut sebagai tujuan umumnya berkisar pada parameter-parameter earning/pendapatan, kualitas portofolio, dan tingkat pengembalian dana yang diinvestasikan. Sebelum munculnya konsep Manajemen Risiko, parameter-parameter tersebut dipandang sebagai satu-satunya parameter…
-

Pelatihan Pengetahuan Dasar-Dasar Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3)
PENDAHULUAN Dalam dunia persaingan terbuka pada era globalisasi ini , masyarakat dan internasional menerapkan standart acuan terhadap berbagai hal terhadap industri seperti kualitas, manajemen kualitas, manajemen lingkungan, serta keselamatan dan kesehatan kerja. Apabila saat ini industri pengekspor telah dituntut untuk menerapkan Manajemen Kualitas (ISO-9000, QS-9000) serta Manajemen Lingkungan (ISO-14000) maka bukan tidak mungkin tuntutan terhadap…
-

Training Behavior Based Safety
Pendahuluan Banyak perusahaan yang sudah lama menjalankan program K3, namun angka kecelakaan kerja masih tinggi dan berfluktuasi. Angka statistik kecelakaan kerja tidak dapat ditekan hingga mencapai nihil kecelakaan (zero accident). Bahkan, hampir semua karyawan merasakan bahwa, K3 itu menghambat jalannya mata rantai produksi. Para manajer dan supervisor percaya bahwa Program K3 tidak mempunyai nilai tambah…
-

Pelatihan Small Group Activities (SGA) Program
PENDAHULUAN Salah satu faktor keberhasilan industri Jepang dan industri kelas dunia adalah penerapan Total Quality Management (TQM) secara efektif dengan pembentukan Small Group Activity (SGA) atau disebut juga Quality Circle (QC). Karena keberhasilan ini, sejumlah industri negara maju dan sedang berkembang termasuk Indonesia, menerapkan TQM dengan membentuk SGA untuk meningkatkan mutu, produktivitas dan daya saing…
-

Pelatihan Plan & Organizer Training
PENDAHULUAN Sejak permulaan abad kedua puluh, perhatian terhadap produksi tenaga kerja atau manusia sebagai sumber daya menjadi jauh lebih besar dari masa sebelumnya. Manusia tidak lagi dianggap sebagai suatu benda mati yang dapat diperlakukan sekehendak hati majikan, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki keinginan dan kebutuhan yang manusiawi dan mendapatkan perhatian yang mendalam dari pihak…


