MEKANISME PELAKSANAAN AUDIT KEPERAWATAN DALAM MENINGKATKAN EVALUASI & MUTU PELAYANAN MEDIS DI SETIAP LAYANAN RS GUNA TERHINDAR DARI KRIMINALIASI-HUKUM MENUJU PRASYARAT AKREDITASI SNARS VERSI 2018

Desember 12, 2018 admin 0

PENDAHULUAN

Rumah sakit sebagai entitas pelayanan yang bermutu tinggi dalam menempatkan kinerja dan efektifitnya, dibutuhkan prosedur yang dapat mampuni untuk mengatur sejauh mana penempatan kinerja internal seperti audit keperawatan  dapat memberikan solusi yang dapat memperhatikan fungsi dan prosedur mekansme pelaksanaan medis dalam menjalankan tugas mulyanya sebagai tenaga keperawatan yang bisa memulihkan derita ketidaksehatan maupun penyakit yang diidap oleh pasien. Dalam hal ini, diperlukan untuk menunjang sistem pelayanan medis yang optimal dan bisa dipertanggungjawabkan perlu dilakukan upaya evaluasi secara profesional terhadap mutu pelayanan kepada klien baik di pelayanan primer, pelayanan sekunder maupun pelayanan tersier. read more

STRATEGI MERUMUSKAN SOP KAMAR OPERASI/BEDAH BERBASIS PATIENT SAFETY SESUAI DENGAN KONSEP MEDIKOLEGAL DAN K3 GUNA MENDUKUNG AKREDITASI SNARS VERSI 2018

Desember 11, 2018 admin 0

PENDAHULUAN

Peran penting dalam penyelenggara pelayanan kesehatan yang merupakan tempat dan tumpuan harapan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan, pertolongan kegawat daruratan dan perawatan yang memadai untuk menentukan patient safety di lingkungan rumah sakit. Patient safety tidak hanya berkutat pada layanan kesehatan secara umum, akan tetapi patient safety juga mengacu kepada instalasi di setiap unit. Di unit kamar operasi adalah salah satu yang urgen dalam menentapkan informed consen sejauh mana keselamatan dan kesehatan paramedik/SDM RS di kamar operasi juga diperhatikan dan perlu dapat memberikan perlindungan yang baik dan proprsional. Sehingga ketika ada tuduhan hukum oleh pasien yang ke depan dapat menentukan kriteria yang legal dalam ilmu kontrak keselamatan medik sesuai UUD 45 maupun UU kerumah sakitan.  Sejauh mana kita ketahui bahwa peran perumusan SOP kamar operasi tidak hanya berkutat pada prosedur reoperasi sampai pada finalisasi operasi, akan tetapi dalam menentukan SOP yang baik dan porporsional, perlu merevitalisasi penyusunn SOP kamar operasi yang bersinergis dengan patient safety sesuai medikolegal maupun K3 di lingkungan rumah sakit. Oleh karena itu, apabila dilakukan perumusan SOP kamar operasi yang mengacu pada patient safety sesuai medikolegal maupun K3, yang nantinya akan mampu memberikan keseimbangan medik, seperti keseimbangan  informed consen dalam protap kamar operasi, menentukan kriteria akreditasi SNARS versi 2018 dalam K3, anastesi dan operasi di lingkungan rumah sakit. Di rumuskan SOP kamar operasi akan memberikan kinerja yang baik dan mencegah delik hukum dengan pihak yang lain. read more