MEKANISME PELAKSANAAN AUDIT KEPERAWATAN DALAM MENINGKATKAN EVALUASI & MUTU PELAYANAN MEDIS DI SETIAP LAYANAN RS GUNA TERHINDAR DARI KRIMINALIASI-HUKUM MENUJU PRASYARAT AKREDITASI SNARS VERSI 2018

PENDAHULUAN

Rumah sakit sebagai entitas pelayanan yang bermutu tinggi dalam menempatkan kinerja dan efektifitnya, dibutuhkan prosedur yang dapat mampuni untuk mengatur sejauh mana penempatan kinerja internal seperti audit keperawatan  dapat memberikan solusi yang dapat memperhatikan fungsi dan prosedur mekansme pelaksanaan medis dalam menjalankan tugas mulyanya sebagai tenaga keperawatan yang bisa memulihkan derita ketidaksehatan maupun penyakit yang diidap oleh pasien. Dalam hal ini, diperlukan untuk menunjang sistem pelayanan medis yang optimal dan bisa dipertanggungjawabkan perlu dilakukan upaya evaluasi secara profesional terhadap mutu pelayanan kepada klien baik di pelayanan primer, pelayanan sekunder maupun pelayanan tersier.

Pelayanan keperawatan merupakan bagian integral dalam pelayanan kesehatan, maka mutu pelayanan keperawatan sangat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Sehingga tidak bisa dipungkiri lagi bahwa mutu tersebut mempengaruhi citra pelayanan kesehatan. Dalam mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan keperawatan, telah disusun Standar Asuhan Keperawatan dan telah diterapkan pada institusi pelayanan kesehatan di Rumah sakit. Penerapan Standar Asuhan Keperawatan ini juga memnjadi salah satu tolok ukur pelayanan keperawatan dalam Akreditasi SNARS versi 2018

Tenaga keperawatan merupakan tenaga yang terus menerus selama 24 jam perhari berhubungan langsung dengan individu, kelompok, masyarakat serta hubungan kerja multidisiplin disarana kesehatan selamanya di rumah sakit. Perawat juga bertanggung jawab sesuai kewenangan untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan semua masalah keperawatan baik potensial maupun aktual. Semua tindakan keperawatan serta respon terhadap tindakan yang dilakukan didokumentasikan Selain itu juga perawat memiliki peran dan fungsi mengelola dan memantau semua kegiatan yang terkait asuhan pasien.  Namun peran dan fungsi  tersebut belum optimal serta belum sesuai dengan standar asuhan keperawatan yang ditentukan.

Untuk mengetahui tingkat keberhasilan penerapan standar asuhan keperawatan di Rumah sakit perlu penilaian secara objektif melalui Audit keperawatan yang dilakukan secara berkala, dimana hasilnya dapat digunakan sebagai bahan kajian untuk penyempurnaan seluruh sistem pelayanan kesehatan di rumah sakit serta  menunjang Akreditasi SNARS RS Versi 2018. Agar dapat melakukan Audit Keperawatan dengan optimal, maka tenaga keperawatan perlu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan Audit Keperawatan yang sesuai.

TUJUAN

  1. Meningkatkan pemahaman peserta terhadap penerapan Pelayanan Keperawatan sesuai standar Akreditasi SNARS VERSI 2018 dalam program peningkatan mutu & keselamatan pasien.
  2. Meningkatnya kemampuan para peserta dalam prosedur asuhan keperawatan sesuai standar yang ditetapkan.
  3. Meningkatnya pemahaman & keterampilan para peserta dalam menggunakan metodologi Audit Keperawatan.
  4. Meningkatnya keterampilan para peserta dalam melaksanakan dokumentasi asuhan keperawatan.
  5. Meningkatnya pemahaman para peserta tentang analisa data penerapan standar asuhan keperawatan di Rumah sakit

 

MATERI

  1. Konsep dan Prosedur Audit Keperawatan di Rumah sakit menunjang Akreditasi SNARS VERSI 2018 Pedoman Manajerial Pencegahan dan Pengendaian Infeksi (PPI) serta Pedoman Patient Safety RS sesuai Standar Akreditasi SNARS VERSI 2018 ,Strategi dan persiapan Pelayanan Keperawatan Menuju Akreditasi SNARS VERSI 2018
  2. Instrumen Evaluasi Penerapan Standar Asuhan Keperawatan, Tehnik penyusunan  plan of action (POA) sebagai rencana perbaikan dan dasar untuk melakukan re-audit di Rumah Sakit secara integral.
  3. Simulasi Audit Keperawatan di Kelas (Evaluasi Studi Dokumentasi, Observasi Tindakan Keperawatan serta Persepsi pasien/keluarga terhadap mutu asuhan keperawatan)Pengolahan & Analisa Data Hasil Simulasi serta Pleno Hasil Simulasi Audit Keperawatan
  4. Strategi prosedur evaluasi dalam Praktek/Simulasi pelaksanaan audit medis di Rumah Sakit
  5. Merumuskan kebijakan medikologal yang profesional untuk mencegah terjadinya tuduhan kriminalisasiAspek legal dalam manajemen pelayanan dalam mencegah tuduhan kriminaslisi pada paramedis (dokter) RS, serta aspek perlindungan hukum paramedis.

PESERTA

  1. Kepala bidang kepewarawatan RS
  2. Komite keperawatan RS
  3. SDM Keperawatan

PEMATERI DAN METODE PELATIHAN

Tim Pemateri / Instruktur atau Narasumber yang kami ikut libatkan terdiri dari para Akademisi, Praktisi, Consultant  yang berkompeten dibidangnya dengan Metode Presentasi, Diskusi, Bedah Kasus dan Simulasi.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Alternatif Waktu Kegiatan :

  • Senin s/d Selasa 11-12 Januari 2022
  • Selasa s/d Rabu 15-16 Februari 2022
  • Selasa s/d Rabu 22-23 Maret 2022
  • Selasa s/d Rabu 5-6 April 2022
  • Selasa s/d Rabu 17-18 Mei 2022
  • Selasa s/d Rabu 14-15 Juni 2022
  • Selasa s/d Rabu 12-13 Juli 2022
  • Selasa s/d Rabu 23-24 Agustus 2022
  • Selasa s/d Rabu 13-14 September 2022
  • Selasa s/d Rabu 11-12 Oktober 2022
  • Selasa s/d Rabu 15-16 November 2022
  • Selasa s/d Rabu 13-14 Desember 2022
  • Rabu s/d Kamis 11-12 Januari 2023
  • Rabu s/d Kamis 15-16 Februari 2023
  • Rabu s/d Kamis 22-23 Maret 2023
  • Rabu s/d Kamis 5-6 April 2023
  • Rabu s/d Kamis 17-18 Mei 2023
  • Rabu s/d Kamis 14-15 Juni 2023
  • Rabu s/d Kamis 12-13 Juli 2023
  • Senin s/d Selasa  16-17 Agustus 2023
  • Rabu s/d Kamis 13-14 September 2023
  • Rabu s/d Kamis 11-12 Oktober 2023
  • Rabu s/d Kamis 15-16 November 2023
  • Rabu s/d Kamis 13-14 Desember 2023

Alternatif Tempat Kegiatan :

  1. Hotel Prime Cailendra Yogyakarta
  2. Hotel Cordela Kartika Dewi Malioboro Yogyakarta
  3. Hotel Grand Malioboro Yogyakarta

BIAYA KEGIATAN

Private Training

  • 8.500.000,- /peserta * Non Residential
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta
  • Fasilitas : Meeting Room, Lunch & Coffe Break, Dokumentasi, Modul Materi, Sertifikat dan Training Kit.

Regular Training

  • 6.500.000,- /peserta * Non Residential
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta
  • Fasilitas : Meeting Room, Lunch & Coffe Break, Dokumentasi, Modul Materi, Sertifikat dan Training Kit.

In House Training

  • Paket A : Rp. 4.500.000,- /peserta * Non Residential jika jumlah peserta 10-15 orang dari 1 perusahaan/instansi
  • Paket B : 4.000.000,- /peserta * Non Residential jika jumlah peserta 16-20 orang dari 1 perusahaan/instansi
  • Paket C : 3.500.000,- /peserta * Non Residential jika jumlah peserta lebih dari 21 orang dari 1 perusahaan/instansi
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta,biaya transportasi,akomodasi, instruktur, staff dokumentasi, coffe break dan konsumsi selama kegiatan berlangsung.

Paket Training On Bus :

Paket Training On Bus di Jogjakarta , Biaya Mulai dari Rp. 5.000.000,- /peserta * Non Residential jumlah minimal peserta 5 Orang.

Paket Training On Bus di Jakarta , Biaya Mulai dari Rp. 5.000.000,- /peserta * Non Residential jumlah minimal peserta 7 Orang.

Paket Training di Luar Negeri :

Paket Training in Singapura, Malaysia, Hongkong, Philipina, Brunai, Vietnam, Timor Leste : Biaya mulai 25.000.000,- /peserta * Non Residential  jumlah minimal peserta 5 orang.

Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta,biaya transportasi, akomodasi, instruktur, staff dokumentasi, coffe break dan konsumsi selama kegiatan berlangsung.

  • Fasilitas : Dokumentasi, Modul Materi, Sertifikat dan Training Kit.

jenis training

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*